Thursday , August 24 2017
Breaking News
Home / Puisi / MAHAFANTASI

MAHAFANTASI

Kurang piknik. Kerisik berbisik. Senyum ranum. Menyusup susup. Bersenyawa dalam keping darah. Bereaksi layaknya analgesik mengobok sistem saraf. Melayang. Bertualang. Terbang di langit angan. Takada gamang. Tak sedu sedan.

Euforia menggema
Tawa membahana
Lara sirna

Happy yippppi
Berdua kekasih
Mereguk manis romantis di Notra Dame Paris
Berjalan di Central Park
Bersorak menonton Broadway di sudut New York
Berperahu di Venezia
Menyusuri kota di atas air
Menyelam biru laut Maladewa
Bermantel menikmati salju dan menjadi saksi penting bagi syuting-syuting di Name Island
Juga mabuk belanja di Myeondong

Hingga bunyi derit pintu terasa ngilu
Membuka nyata
Enyah fatamorgana

Di hadapan, berdiri seorang paruh baya
Mengiba menadah kucuran jelantah
Mengubahnya jadi lauk mewah yang disantap bersama nasi yang hampir basi

Ternganga
Kerdil
Kufur
Makhluk yang pandai berandai
Buta bahagia

#nyanyi hati
2016

About Redaksi

Check Also

EPITAF RINDU

Ini hari ke sembilan puluh sembilan Sejak pemilik kerling mata yang tajam mengucap rindu yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four + 20 =