Telaah
Makna di Balik Lirik Lagu Harmoni (Padi)
Oleh : titus nurmin
Tulisan ini adalah tulisan pertama saya yang membahas lirik-lirik lagu dari beberapa kelompok band yang sudah atau pernah malang melintang dalam dunia permusikan Indonesia.
Penyebab saya membahas lirik lagu tentunya didasari oleh asumsi saya bahwa musik adalah satu dari sekian banyak faktor yang memengaruhi kehidupan manusia, dan lirik lagu merupakan satu elemen yang tidak dapat dipisahkan dalam pembuatan sebuah lagu (dalam pengertian musik populer). Kiranya melalui telaah kasar ini kita menjadi tahu apa yang sebenarnya ingin disampaikan oleh pembuat lirik.
Pada tulisan ini saya akan membahas isi dari lirik lagu milik Padi, sebuah kelompok musik Indonesia yang telah mencapai kematangannya dari segi lirik maupun musik. Di dalam lirik yang berjudul Harmoni, Piyu, sebagai penulis lirik seakan mengajak kita sebagai penyimak untuk kembali merenungi untuk apa manusia lahir dan apa yang harus dilakukannya ketika dia hidup.
Untuk lebih jelasnya mari kita simak larik lirik Harmoni berikut
HARMONI (PADI)
Lirik:
aku mengenal dikau
tak cukup lama…separuh usia ku
namun begitu banyak..pelajaran
yang aku terima
kau membuatku mengerti hidup ini
kita terlahir bagai selembar kertas putih
tinggal kulukis dengan tinta pesan damai
kan terwujud harmony…
segala kebaikan..
takkan terhapus oleh kepahitan
kulapangkan resah jiwa..
karna kupercaya..
kan berujung indah
kau membuatku mengerti hidup ini
kita terlahir bagai selembar kertas putih
tinggal kulukis dengan tinta pesan damai
kan terwujud harmony…
Lirik lagu milik Padi ini menceritakan tentang 'akulirik' yang merasa beruntung mengenal 'seseorang (dikau/kau)' meski perkenalan mereka belum berlangsung lama.
aku mengenal dikau
tak cukup lama…separuh usia ku
namun begitu banyak..pelajaran
yang aku terima
'Akulirik' merasa sejak berkenalan dengan 'dikau/kau', dirinya merasa menjadi pribadi yang lebih baik, yang mendapat pencerahan tentang bagaimana melihat dan menjalani hidup.
Jika perjalanan hidup 'akulirik' dapat dibagi-bagi maka di sini dapat kita bagi menjadi dua fase, fase pertama adalah fase 'akulirik' yang belum berkenalan dengan 'dikau/kau', dan fase kedua di mana 'akulirik' berkenalan dengan 'dikau/kau' yang mana telah membuat 'akulirik' mendapat banyak hal sejak perkenalannya dengan 'dikau/kau'. Kesimpulan bait pertama lagu ini adalah perkenalan pada paruh kedua inilah yang membuat hidup 'akulirik' menjadi lebih baik karena mendapat banyak pelajaran dari 'dikau/kau'.
kau membuatku mengerti hidup ini
kita terlahir bagai selembar kertas putih
tinggal kulukis dengan tinta pesan damai
kan terwujud harmony…
Kesadaran 'akulirik' oleh 'dikau/kau' terlihat pada bait kedua, bagaimana 'akulirik' menjadi mengerti bahwa ketika lahir manusia dilahirkan dalam keadaan bersih seperti kertas putih dan kertas itu harus diisi dengan tinta pesan damai. Makna selembar kertas putih adalah pribadi manusia ketika dilahirkan dan tinta pesan damai adalah perbuatan/misi manusia selama ia hidup di dunia adalah melakukan sesuatu yang baik agar tercipta keselarasan hidup atau harmoni.
segala kebaikan..
takkan terhapus oleh kepahitan
kulapangkan resah jiwa..
karna kupercaya..
kan berujung indah
Pada bait ketiga 'akulirik' merasa bahwa kebaikan itu bersifat kekal, tidak dapat dihapuskan oleh kepahitan-kepahitan (kesulitan) yang dialami oleh 'akulirik'. Segala resah dihadapinya dengan suatu kesadaran dan keyakinan bahwa semuanya akan berujung indah. Pada bait ini 'akulirik' seakan ingin membantah peribahasa “karena nila setitik rusak susu sebelanga”.
Bait keempat merupakan pengulangan dari bait kedua, artinya 'akulirik' menegaskan kembali pendapatnya sebagai akibat perkenalannya dengan 'dikau/kau' bahwa manusia dilahirkan dalam keadaan bersih dan harus mengisi kertas dengan segala perbuatan yang tidak mengundang konfrontasi demi keselarasan hidup (harmoni).
Setelah merecah lirik lagu milik Padi dari bait ke bait, sampailah saya pada satu kesimpulan bahwa lirik lagu ini mengandung pesan keoptimisan dalam menjalani hidup dan bagaimana kita mengisi hidup ini dengan sesuatu yang baik demi menciptakan harmoni.
Telaah saya mengenai lirik lagu milik Padi mungkin masih kurang mendalam karena saya belum membahas siapakah akulirik dan dikau/kau dalam lirik tersebut. Kiranya telaah saya ini dapat dijadikan sebagai pembuka untuk telaah berikutnya, dari saya pribadi maupun dari rekan-rekan yang membaca tulisan saya ini.
——» Komentar «——
Didi Arsandi
2010-03-03 00:13:52
"perlu pemaparan beragam sudut pandang yang berbeda. terima kasih atas apresiasinya terhadap lirik Harmoni, Padi"
dheto sahaya
2010-03-07 01:33:23
"dikau dalam lagu tsb tidak hanya mengapresiasikan tentang seseorang..bisa juga bermakna tentang suatu kejadian,pengalaman,ilmu,adagium,budaya,atau hal hal laen yg sifatnya baru dan pembaharu..sesuatu yg mulai dikenal dan mampu membawa perubahan secara signifikan pd psikis si akulirik..maaf sebelumnya,ini jg cuma sekedar asumsi..terimakasih..salam,"
larasita nalurita
2010-04-07 11:48:53
"Ini lagu yg ada kesan mendalam bagi saya,karna ada seseorang yg menyanyikannya secara khusus buat saya..dan saya anggap biasa saja karna dulu pernah dijadikan lagu pengantar iklan layanan sosial, betapa senangnya saya, jika artinya bisa begitu mendalam..hehhehehee..jadi GR sendiri..."
[Kirim Komentar]