Login User

 Puisi

Kedatangan

Oleh : ahmad sofii

Hari pertama

Hari ini aku datang kepadamu

kubawakan segenggam janji

Kau buka pintu rumah , menongok ke luar

Yang  tersaji senyum bisu, tanpa menyilakan

 

Hari kedua

Esoknya aku datang lagi kepadamu

Kali ini aku datang dengan berbagai keluhan ditanganku

Kau buka pintu dan menongok lagi seperti kemarin

Tapi tetap senyum bisu yang kau lemparkan dan tetap  tanpa menyilakan

 

Aku berjalan pulang

Menunduk mukaku ketanah

Berputar dalam anganku

Semesta pertanyaan yang kau berikan dengan senyummu

 

Hari keenam

Hari ini aku berjalan kerumahmu

Dengan jalan yang sama seperti yang lalu

Namun tak kubawa apapun sekarang

Hanya keinginan untuk bertemu denganmu

 

 

Ku ketuk pintu, seperti yang lalu

Seperti biasa, kau buka pintu itu

Menatapi kedua tanganku,

Lalu tubuhku,

Lalu mataku, beberapa waktu

Meresap jauh ke belukar-belukar dalam benaku

 

Ah,,akhirnya kau berucap juga

Tak seperti yang lalu

Merekah senyum semerah mawar di wajahmu

Suara lembut membelaiku masuk kerumahmu

Menyilakanku duduk di kursi-kursi empukmu

Menjamuku layaknya pelancong dari negeri seberang

 

Serentak seluruh pertanyaan semesta yang lalu

Terjawab satu-persatu

Terukir salam dari Qolbu ku,,

Berkata :

Andai yang lalu hanya aku yang kau bawa

Maka cukuplah bagi tuan rumah itu

Untuk tersenyum kepadamu

Untuk menyilakan, dan menjamu-mu di dalam rumahnya

 

NB:  untukmu ibu dengan setulus cintaku untukmu….dengan tak berdayanya aku dalam kandunganmu…Kini telah kutetapkan pilihan-pilihan itu…dengan kaki ini aku akan melangkah,,,,sungguh aku masih anak  ibu.

——» Komentar «——

[Kirim Komentar]
OTHER POST
  • Tuhan
    Chaveriana Larashati